Inalillahi, Prabowo Meninggal dunia

Inalillahi, Prabowo Meninggal dunia

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Rudi Mulia Prabowo meninggal dunia terkena serangan jantung saat mengawal proses pencoblosan.


Menurut Istri Prabowo, Sukaesih (58), suamina meninggal karena kelelahan lantaran telah bekerja keras menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 009 sejak tiga hari sebelum waktu pemungutan suara, 14 April 2019.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa TPS tempat suaminya bertugas kesulitan karena tidak mendapatkan penyewaan tenda. Lalu, dengan inisiatif Prabowo, ia membangun TPS menggunkan peralatan seadanya.

"Emang udah kerja dari tiga hari sebelum nyoblos. Gak dapet sewa tenda akhirnya bikin tuh bareng panitia," katanya di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

lebih lanjut, ia menceritakan selama masa pencoblosan, Prabowo sudah terlihat kelelahan saat pencoblosan dan tetap lanjut ke perhitungan suara.

"Dia kan ketua jadi sampai perhitungan dia yang baca-bacain surat suara yang sudah dicoblos," katanya.

Tambah anak Prabowo, Inez (22), ayahnya pasca hari Pemilu tanggal 18-22 April selalu mengeluh kepalanya pusing dan terlihat pucat. Dan pada tanggal 22 April, Prabowo sempat muntah saat tertidur dan langsung dilarikan ke RSUD Matraman, dan sesampainya di RS, Prabowo sudah tak bernyawa.

"Papa bilang katanya keliyengan (pusing) terus, sempet ngobrol sama saya, minta ambilin air hangat terus tidur. Pas saya keluar tiba-tiba mama teriak papa muntah terus pas saya periksa sudah gak ada denyut (nadi)," tukasnya.

You may like these posts